Kutil

on Minggu, 03 April 2016
kutil (veruka) atau istilah medisnya Papilloma yaitu sejenis tumor kecil yang terinfeksi oleh Human Papilloma Virus (HPV) di bagian lapisan atas kulit atau selaput lender. Jenis virus ini terdapat lebih dari 1000 tipe virus dan paling umum cenderung menyebabkan kutil pada bagian kulit seperti jari-jari dan tangan. Pertumbuhan kutil dapat tumbuh dan berkembang di semua bagian tubuh utamanya bagian dalam mulut, alat kelamin, dan daerah anus baik yang berukuran kecil hingga terjadi pembesaran ukuran yang mengindikasikan semakin parah.Penularan kutil cukup mengkhawatirkan karena penyebarannya dapat berasal dari orang ke orang lain melalui kontak mulut, melalui hubungan intim, melalui benda yang dipakai penderita kutil. 
Ciri-ciri kutil yang biasanya timbul, tampak berwarna seperti kulit dan bertekstur kasar, kadang pula halus, rata, dan berwarna gelap. Terdapat beberapa jenis kutil yang sering tumbuh, diantaranya Kutil Biasa (Veruka Vulgaris), Kutil Plantar, Kutil Mosaic (plak besar), Kutil Datar (Veruka Plana) dan Kutil Genital.



Penyebab Kutil
Telah dijelaskan sebelumnya, kutil disebabkan karena adanya infeksi dari Human Papilloma Virus (HPV) yang terdiri dari 1000 lebih jenis virus. Virus tersebut merupakan virus yang menjadi penyebab kanker serviks (leher rahim) pada wanita, namun tidak termasuk kategori kanker. Virus tersebut menyebabkan timbulnya keratin yaitu semacam protein keras pada lapisan epidermis (lapisan atas kulit) yang pertumbuhannya sangat cepat. Sebab lain adalah berasal dari kontak langsung dengan penderita kutil melalui fisik atau benda-benda yang digunakan penderita.

 
Gejala-gejala Kutil
Gejala-gejala yang akan timbul saat terkenal kutil pada kulit dapat dideteksi seperti terdapat bintik kecil pada bagian tubuh yang keras dan berakar dan secara periodik akan membesar jika tanpa pengobatan. Gejala lain yang muncul adalah terasa nyeri jika tumbuh membesar serta dapat mengeluarkan darah meskipun tidak terasa sakit jika disentuh. Lalu, dampak lain terasa sakit karena dalam lapisan kulit mengandung bakteri, jamur, dan berbagai kuman.
Kutil memiliki bentuk yang berbeda beda, baik ukuran kecil maupun besar. Bentuk kutil saat semakin membesar akan membentuk seperti bunga kol dan akan menimbulkan rasa nyeri sehingga mengiritasi urat saraf. Sedangkan pada ukuran kecil tidak menyebabkan rasa sakit atau nyeri. Pertumbuhan kutil di semua bagian tubuh, tumbuh secara terpisah dan secara berkelompok (kutil mosaik).


Pantangan Penderita Kutil
Bagi para penderita kutil baik yang masih terlihat kecil maupun menjadi semakin membesar tetap perlu menghindari faktor pemicu adanya virus atau munculnya kutil di bagian tubuh. Bagi anda yang sering saling kontak dengan orang lain dengan tidak memakai pakaian yang sudah digunakan orang lain sebab pakaian tersebut adalah sumber penyebaran virus HPV. Kemudian tidak sembarangan mandi di WC Umum atau sungai, tidak sembarangan menggunakan sabun mandi, dan utamanya memperhatikan perawatan yang berbahan alami. Kutil juga tumbuh pada area kelamin, maka sangat dianjurkan untuk menghindari hubungan intim (seks bebas).
Hal yang paling utama selain pantangan diatas adalah dengan memperhatikan lingkungan yang sehat dan bersih, dengan kata lain mengupayakan tidak timbulnya virus HPV sebagai penyebab penyakit kutil. Selain itu, karena kutil menimbulkan gatal maka dianjurkan tidak menggaruknya agar tidak terjadi peradangan dan penularan.




Obat Kutil
Kutil meskipun terlihat kecil namun dapat menular dengan cepat dan menyebabkan rasa sakit jika semakin membesar. Beberapa cara yang dapat dilakukan baik dengan cara tradisional, dengan bahan alami atau herbal maupun dengan perlakuan medis (obat kimiawi atau operasi kulit).
Umumnya masyarakat atau orang yang menderita kutil lebih memilih cara tradisional atau menggunakan bahan alami serta herbal. Sebagian masyarakat menggunakan bahan alami karena tidak menimbulkan efek samping, Obat kutil herbal dari bahan alami dapat menggunakan bawang merah yang telah direndam larutan cuka, bawang putih, kapur sirih juga sabun colek, daun dewa, minyak jarak, dan lidah buaya. Selain itu dapat pula menggunakan buah-buahan seperti papaya yang diambil getahnya atau apel yang diekstrak menjadi cuka sari.
Selain menggunakan obat kutil berbahan herbal atau bahan alami, sebagian penderita kutil pun menggunakan obat kutil dari bahan-bahan kimiawi atas anjuran dokter yang sifatnya kerjanya membakar (kaustik), bedah listik, bedah beku, atau bedah laser. Obat kutil cari kimia pun dapat digunakan misalnya asam trikloroasetik (TCA) atau podofiloks (podofilin). Di samping itu, dapat langsung mengobati kutil tanpa bantuan dokter seperti mengoleskan larutan atau menempelkan plester yang mengandung asam laktak dan asam salisilat, menggunakan zat pengelupas (asam retinoat/asam salisilat), juga dapat menggunakan obat-obatan imunomodulator.
Memanfaatkan bahan-bahan alami ataupun kimia merupakan beberapa cara alternatif yang sering ditempuh oleh penderita kutil. Disamping melimpahnya bahan-bahan alami dan kimia, juga karena mudahnya ditemukan/didapat. Sebagian besar kutil dapat sembuh secara otomatis tanpa obat kutil, kadang juga setelah hilang muncul kembali, sebagian pun ada yang secara permanen menetap dalam waktu yang lama.



Sumber: ragamobat.com

7 komentar:

Unknown mengatakan...

nakutin penyakitnya

Unknown mengatakan...

bagus

Unknown mengatakan...

oh begitu pencegahannya

Unknown mengatakan...

menarik artikelnya

Unknown mengatakan...

nice post

nur ramadhani mengatakan...

artikel yang bagus

Unknown mengatakan...

trims infonya ya

Posting Komentar